Anda belum login. (Login)
Skip Menu utamaSkip Calendar

Calendar

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  
Skip Kategori KursusSkip DOWNLOAD Kisi UN 2010 SMA IPASkip DOWNLOAD KISI UN 2010 SMA IPSSkip DOWNLOAD UN 2010 SMA BAHASASkip STATISTIK

STATISTIK






Kursus yang tersedia


Berita Terbaru

Gambar dari admin MGMP TIK
Profesi Guru TIK
dari admin MGMP TIK - Selasa, 2 Pebruari 2010, 20:35
 
diskusi
Memasuki abad ke-21, bidang teknologi informasi dan komunikasi berkembang dengan pesat yang dipicu oleh temuan dalam bidang rekayasa material mikroelektronika. Perkembangan ini berpengaruh besar terhadap berbagai aspek kehidupan, bahkan perilaku dan aktivitas manusia kini banyak tergantung kepada teknologi informasi dan komunikasi. Mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi dimaksudkan untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu mengantisipasi pesatnya perkembangan tersebut.
Mata pelajaran ini perlu diperkenalkan, dipraktikkan dan dikuasai peserta didik sedini mungkin agar mereka memiliki bekal untuk menyesuaikan diri dalam kehidupan global yang ditandai dengan perubahan yang sangat cepat. Hasil-hasil teknologi informasi dan komunikasi banyak membantu manusia untuk dapat belajar secara cepat. “Dengan demikian selain sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, teknologi informasi dan komunikasi dapat dimanfaatkan untuk merevitalisasi proses belajar yang pada akhirnya dapat mengadaptasikan peserta didik dengan lingkungan dan dunia kerja” hal tersebut disampaikan oleh Firman Oktora, sebagai narasumber pada kegiatan Kuliah Umum "Profesi Guru TIK dan Peranannya dalam Pengembangan TIK di Dunia Pendidikan" di Audiotorium FPMIPA UPI Bandung, Rabu 2 Desember 2009. Materi TIK di tingkat sekolah seyogyanya tidak memaksakan untuk mencetak siswa menjadi seorang yang berprofesi bidang TIK, karena memang di tingkat sekolah bidang minat siswa masih heterogen, oleh karena itu sebagai mata pelajaran wajib, Materi TIK lebih ke arah melatih siswa untuk Mengembangkan sikap kritis, kreatif, apresiatif dan mandiri dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Tapi kalau pun ada siswa yang bidang minat dan kemampuannya dibidang TIK, maka bisa diakomodasi oleh program Pengembangan Diri, yaitu melalui Ekstrakurikuler atau Klub Siswa IT yang juga tetap di bimbing oleh Guru TIK itu sendiri, ungkap Firman Oktora yang juga Ketua Asosiasi Guru Mata Pelajaran (AGMP) TIK Jawa Barat.yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampu-nya dan memiliki akta mengajar, sementara program studi yang bersentuhan dengan TIK ini antara lain Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Pendidikan Ilmu Komputer, alangkah bijaknya pemerintah sebagai regulator untuk tanggap dalam mengakomodasi lulusan program studi tersebut agar ketersediaan guru TIK yang berkompeten dapat terpenuhi, sehingga tujuan dari mata pelajaran TIK akan tercapai secara optimal. Ungkap Firman , mengakhiri materi pada kegiatan kuliah umum yang diikuti oleh ratusan mahasiswa UPI Bandung tersebut. “Tanpa bekal base knowledge dan experience yang cukup, guru TIK akan sulit untuk mengajarkan materi TIK secara optimal. Kegiatan seperti olimpiade komputer juga membutuhkan penguasaan materi yang mendalam dari guru pembimbing. Apalagi dengan diterapkan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) , beberapa sekolah, terutama di kota besar menerapkan standar kompetensi yang lebih tinggi. Dibutuhkan guru TIK yang mendapat pendidikan formal ilmu pendidikan sekaligus ilmu teknologi informasi. "Untuk mengantisipasi hal ini, UPI sejak 2005 telah membuka Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer yang menghasilkan sarjana pendidikan dengan akta IV dan telah menghasilkan lulusan pertamanya tahun ini" Ungkap Ketua Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer UPI, Yudi Wibisono dalam sambutannya.
(tulisan ini telah dipublikasikan di Majalah Pendidikan Suara Daerah Edisi 463 Tahun 2010)
Gambar dari admin MGMP TIK
Hacker Cantik dari Negeri China
dari admin MGMP TIK - Jumat, 29 Januari 2010, 18:37
 
Mundurnya Google dari China menunjukkan dahsyatnya komunitas hacker di negeri tersebut.
Jum'at, 15 Januari 2010, 13:52 WIB
Muhammad Firman
 
Xiao Tian, pemimpin kelompok hacker khusus wanita (baidu.com)
att_fotodata = []; att_slideshow_speed = 3000; att_slideshow_id = 0; att_slideshow_idx = 0; att_fotodata[0] = []; att_fotodata[0][0] = 'http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/01/15/83502_xiao_tian__pemimpin_kelompok_hacker_khusus_wanita_300_225.jpg'; att_fotodata[0][1] = 'Xiao Tian, pemimpin kelompok hacker khusus wanita (baidu.com)'; att_fotodata[1] = []; att_fotodata[1][0] = 'http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/01/15/83503_xiao_tian__pemimpin_kelompok_hacker_khusus_wanita_300_225.jpg'; att_fotodata[1][1] = 'Xiao Tian, pemimpin kelompok hacker khusus wanita (baidu.com)'; function att_image_ss() { att_slideshow_idx++; att_slideshow_idx = att_slideshow_idx >= att_fotodata.length?0:att_slideshow_idx; att_image_ss_changephoto(att_slideshow_idx); } function att_image_ss_start() { att_slideshow_id = setInterval(att_image_ss, att_slideshow_speed); } function att_image_ss_changephoto(idx) { $('#att_fotoimg').attr('src', att_fotodata[idx][0]); //.fadeIn("slow"); $('#att_fotocaption').html(att_fotodata[idx][1] == ''?' ':att_fotodata[idx][1]); } att_image_ss_start();
 

David Drummond, Senior Vice President, Corporate Development and Chief Legal Officer Google menyebutkan, pihaknya mendapati adanya ‘serangan yang sangat canggih’ yang berasal dari China terhadap infrastuktur Google.

“Serangan-serangan ini membuat kami memutuskan untuk meninjau kelayakan operasi bisnis kami di China,” sebut Drummond blog resmi Google, 12 Januari 2010.

Langkah Google yang memilih mundur dari China menunjukkan dahsyatnya komunitas hacker di negeri tersebut.

Sampai Juli 2008, diperkirakan terdapat 4 juta orang hacker yang tergabung dalam berbagai komunitas hacker. Salah satunya adalah kelompok hacker khusus wanita yang menamakan diri Cn Girl Security Team.

Kelompok hacker ini dipimpin oleh gadis kelahiran Hunan, 6 September 1989 bernama Xiao Tian.

Dalam benak, kita mungkin membayangkan bahwa tipikal seorang hacker adalah remaja yang beranjak dewasa, dengan penampilan seadanya – kalau tidak dibilang buruk rupa – dengan kacamata tebal, perokok berat, rambut acak-acakan tak terawat dan jarang mandi karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di depan komputer.

Xiao Tian, pemimpin kelompok hacker khusus wanitaTernyata tidak demikian dengan Xiao Tian. Meski menyebutkan ia sering begadang dan sesekali merokok, tetapi penampilannya sangat apik. Sepintas, melihat penampilannya, Anda mungkin tak akan menyangka bahwa ia merupakan pimpinan dari kelompok hacker yang anggotanya mencapai lebih dari 2.200 orang hacker wanita.

Xiao Tian menyebutkan, ia membuat kelompok tersebut karena ia merasa bahwa perlu ada tempat bagi gadis remaja sepertinya, yang merasa tersingkirkan dari dunia hacker yang disesaki oleh hacker pria yang menganggap bahwa hacker wanita tidak memiliki skill yang cukup.

Perlahan tapi pasti, Xiao Tian dan kelompok hackernya mulai menerobos dominasi pria di dunia hacking. Mereka mengincar status selebritis yang disandang oleh para hacker di China sekaligus membuka peluang ‘karir’ yang menggiurkan yang tersedia bagi hacker yang memiliki reputasi tinggi.

Meski anggota klub hacker Xiao Tian masih relatif kecil dibandingkan dengan populasi hacker di China, akan tetapi ‘organisasi’ hackernya mungkin merupakan salah satu kelompok hacker perempuan terbesar di China.
Contoh hasil karya hacker China
Scott Henderson, seorang pensiunan tentara AS yang merupakan pengamat dan penulis The Dark Visitor: Inside the World of Chinese Hackers pernah menyebutkan pada DNA India. “Aspek unik dari hacker China adalah rasa nasionalisme dan kolektivitas. Ini kontras dengan stereotip hacker barat yang umumnya mandiri dan bekerja secara individual di ruang bawah tanah tempat tinggal mereka,” ucapnya.

Akan tetapi, belakangan, kecenderungan yang terjadi adalah ‘tentara cyber’ tersebut terpecah-pecah dan membentuk kriminal kapitalis dan mulai meninggalkan rasa nasionalisme mereka.

Meski demikian, Henderson menyebutkan, suatu saat jika ada konflik yang melibatkan China, hacker tentu akan memobilisasi kelompok mereka dan terlibat dalam perang dunia maya. Dan jika saatnya tiba, ‘jenderal’ Xiao Tian mungkin akan menjadi salah satu pemimpin pasukan tentara China tersebut.

Sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/121526-dobrak_dominasi_pria_di_dunia_hacking
Gambar dari admin MGMP TIK
Meluruskan Salah Kaprah Tentang Hacker
dari admin MGMP TIK - Jumat, 29 Januari 2010, 17:33
 
by Romi Satria Wahono

hacker.jpgAjari saya meng-hack server orang dong mas, saya pingin menjadi hacker nih (Joko, Semarang)

Ini termasuk pertanyaan yang sering masuk ke mailbox dan window YM saya. Dalam beberapa tahun ini terminologi hacking memang menjulang. Buku yang “tipis”, “instan” dan menggunakan judul “hacking” menjadi syarat baru penulisan buku-buku populer di Indonesia. Ini adalah permainan berbahaya dari para penerbit (yang diamini penulis) karena kerusakannya bisa sampai ke generasi muda kita. Membuat semakin kentalnya budaya bahwa ilmu pengetahuan bisa didapat dengan cara cepat, instan, bahkan cukup dengan modal buku setebal 20-50 halaman. Yang pasti hacker bukanlah craker, hacker membangun sesuatu sedangkan cracker merusaknya. Mari kita kupas tentang hakekat hacker dan hacking activities ini.

Sebagian besar literatur menyebut bahwa istilah dan budaya hacker pertama kali digunakan pada tahun 1961 ketika MIT mendapat kesempatan menikmati mesin PDP-1. Komputer pertama produksi DEC ini menjadi mainan favorit mahasiswa MIT khususnya yang tergabung di Tech Model Railroad Club. Mereka membuat alat-alat pemrograman, membuat banyak program, mengembangkan etika, jargon dan bahkan ngoprek PDP-1 sehingga menjadi mesin video-game generasi awal. Budaya inilah yang kemudian terkenal menjadi budaya hacker yang sebenarnya. Para hacker di Tech Model Railroad Club menjadi tim inti laboratorium penelitian Artificial Intelligence (AI) MIT yang menjadi pioneer dalam penelitian AI di dunia sampai saat ini.

Project ARPAnet yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika tak lepas dari campur tangan para hacker MIT ini. ARPAnet lah yang menyatukan budaya hacker dari berbagai “suku”, misalnya dari Standford University dan Carnegie Mellon University (CMU). Para hacker MIT bahkan akhirnya berhasil mengembangkan sistem operasi sendiri bernama ITS (Incompatible Time-Sharing System) yang legendaris, menggantikan TOPS-10 sistem operasi standard yang diproduksi oleh DEC untuk PDP-10. ITS awalnya dibangun dengan assembler, tapi kemudian diubah ke dalam bahasa LISP, bahasa pemrograman functional yang dekat dengan dunia Artificial Intelligence.

Kreasi lain dari para hacker MIT yang cukup legendaris adalah Emacs (karya Richard Stallman), editor favorit yang tetap dipakai oleh banyak programmer mesin unix sampai saat ini. Saya mengenal pertama kali Emacs ketika masuk kampus di Saitama University tahun 1995, saya gunakan untuk menulis semua laporan kuliah saya, membaca email, browsing web, membaca newsgroup dan bahkan Emacs jugalah yang saya gunakan untuk membangun IlmuKomputer.Com generasi awal. Selain hacker dari MIT, para hacker Stanford University dan CMU juga tidak mau kalah, mereka bahkan berhasil mengembangkan aplikasi bersekala besar berupa expert system dan robot industri.

Hacker dari Bell Labs bernama Ken Thomson yang dibantu oleh hacker lain bernama Dennis Ritchie dengan bahasa C-nya mengembangkan sistem operasi Unix. Kolaborasi Thomson dan Ritchie adalah kekuatan yang sangat fenomenal, karena mesin Unix dan bahasa C adalah formula manjur pengembangan sistem operasi Unix dari varian manapun sampai saat ini (BSD maupun System V dimana Linux termasuk didalamnya). Perlu dicatat juga bahwa pada tahun 1982, para hacker dari Stanford dan Berkeley yang dipimpin William (Bill) Joy mendirikan satu perusahaan bernama Sun Microsystem.

Era 1984 dimulainya berbagai episode cracking yang cepat terkenal karena diangkat oleh pers dan para jurnalis. Para jurnalis mulai keliru menyebut kejahatan komputer dan penyimpangannya sebagai sebuah “hacking activities” dimana pelakuknya disebut dengan hacker.

Hacker yang sebenarnya adalah seperti Richard Stallman yang berjuang dengan Free Software Foundation dan puluhan tahun bermimpi membangun sistem operasi bebas bernama HURD. Linux Torvald juga adalah seorang hacker sejati karena tetap komitmen dengan pengembangan kernel Linuxnya sampai sekarang. Kontributor dalam pengembangan Linux dan software open source lain juga adalah para hacker-hacker sejati.

Pelaku carding (penyalahgunaan kartu kredit), phreaking, dan defacing bukanlah hacker tapi mereka adalah cracker. Ungkapan legendaris dari Eric S Raymond dalam tulisan berjudul how to become a hacker, “hacker membangun banyak hal dan cracker merusaknya“. Hacker sejati adalah seorang programmer yang baik. Sesuatu yang sangat bodoh apabila ada orang atau kelompok yang mengklaim dirinya hacker tapi sama sekali tidak mengerti bagaimana membuat program. Sifat penting seorang hacker adalah senang berbagi, bukan berbagi tool exploit, tapi berbagi ilmu pengetahuan. Hacker sejati adalah seorang penulis yang mampu memahami dan menulis artikel dalam bahasa Ibu dan bahasa Inggris dengan baik. Hacker adalah seorang nerd yang memiliki sikap (attitude) dasar yang baik, yang mau menghormati orang lain, menghormati orang yang menolongnya, dan menghormati orang yang telah memberinya ilmu, sarana atau peluang.

Bukanlah sifat seorang hacker apabila diberi kepercayaan memegang administrasi di sebuah server malah memanfaatkannya untuk kegiatan cracking. Atau bahkan kemudian menyerang dan menghancurkan server dari dalam ditambahi dengan memberi ejekan kepada pemilik server yang telah memberinya kesempatan. Dengan terpaksa saya sampaikan, sayapun pernah mengalaminya. Selama ini saya selalu mendukung movement anak-anak muda di dunia maya, saya senang dengan semangat mereka. Ratusan komunitas saya beri domain dan hosting gratis sebagai reward perdjoeangan mereka karena mau sharing knowledge ke teman-teman lain di tanah air. Sayangnya ada cracker yang mengaku hacker (meski tidak memiliki attitude sebagai hacker) yang mempermainkan peluang ini. Setelah puas membuat satu dedicated server yang berisi ratusan situs komunitas lain di-shutdown perusahaan penyedia server karena kegiatan phreaking yang dia lakukan, masih sempatnya mengumpat saya dengan sebutan-sebutan yang tidak manusiawi. Apakah saya kapok? Tidak Saya akan tetap memberi kepercayaan, dukungan server dan domain gratis bagi aktifis-aktifis dunia maya.

Hacker bukanlah orang dengan nickname, screenname atau handlename yang lucu, konyol dan bodoh. Eric S Raymond menyebut bahwa menyembunyikan nama, sebenarnya hanyalah sebuah kenakalan, perilaku konyol yang menjadi ciri para cracker, warez d00dz dan para pecundang yang tidak berani bertanggungjawab atas perbuatannya. Hacker adalah sebuah reputasi, mereka bangga dengan pekerjaan yang dilakukan dan ingin pekerjaan itu diasosiasikan dengan nama mereka yang sebenarnya. Hacker tidaklah harus orang komputer, karena konsep hacking adalah para pembelajar sejati, orang yang penuh antusias terhadap pekerjaannya dan tidak pernah menyerah karena gagal. Dan para hacker bisa muncul di bidang elektronika, mesin, arsitektur, ekonomi, politik, dsb.

Meluruskan pemahaman masalah hacker adalah proyek penyelamatan generasi dan perbaikan bangsa. Dan ini bisa dimulai dengan memperbaiki kurikulum pendidikan kita sehingga mampu mendidik mahasiswa kita menjadi hacker sejati. Dan marilah kita bersama-sama berdjoeang supaya menjadi hacker yang bisa memberi manfaat dan yang bisa memperbaiki republik ini dari keterpurukan.

Tetap dalam perdjoeangan!

ttd-small.jpg

Sumber : http://romisatriawahono.net/



e-learning, Berbagi ilmu pengetahuan dan latihan soal online.
Jangan pernah puas dengan ilmu yang ada
Skip LoginSkip Download Materi free

Download Materi free

Skip Materi PascalSkip NetworkingSkip e-LearningSkip Online Pengurus :

Online Pengurus :

Skip LINK TUTORIAL

LINK TUTORIAL

tutorial ilmu grafis indonesia



http://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama

http://www.e-dukasi.net/

http://www.w3schools.com/

http://ilmukomputer.com/
Skip Online Users

Online Users

(last 5 minutes)
Tidak ada